seringkali Telinga dan Mata kita melihat, mendengar Kata "GOMBAL" kata "GOMBAL" bisa aku definisikan sebagai Ungkapan gom·bal·an n ucapan yg tidak benar, tidak sesuai dng kenyataan; omongan bohong. Sunggu sangat tragis jika itu kita ucapkan dengan kejujuran yang tak semua orang mendapatkan pujian itu dengan ketulusan.
Disini mungkin aku akan mencoba membuka mataku dulu agar aku tidak tertipu dan menipu dengan kata Pujian.
Case Study ;
a. Aku tak melihat engkau secara tampilan depan mu saja, entah kenapa aku merasa yakin dengan keperibadian mu yang bagiku amat sangat Cantik ketika aku bisa mendalami lebih dari sekarang.
b. Pria mana yang tak melihat kecantikan mu jika ia benar benar membuka Mata hatinya bahwa kaulah Gadis yang mempercantik dirimu luar dalam.
c. Kalau aku bisa mengatur Mimpiku, malam ini aku ingin bertemu dan bercanda dengan mu.
Ulasan ;
Bisa kita lihat Case Study perpoint diatas menununjukan kata - kata mengandung unsur berlebihan atau bahasa kekini-kinian nya Lebay. Bagi ku dulu ketika aku menjadi manusia amat Awam jelas ini kata-kata yang sangat berlebihan untuk dilontarkan kepada lawan bicara kita, semakin aku belajar dalam proses mencari jati diri aku mencoba menggali kalimat yang sering aku dengar tanpa disadari aku juga sering mengucapkan untuk teman obrolanku di Sosial Media maupun secara Lisanku lansung. Aku tersadar ketika aku sering mendapatkan Kata Judge GOMBAL dan LEBAY dari orang- orang beranggapan kalau kalimatku berlebihan untuk berbicara.
Jelas jika sekarang ada yang mengatakan demikian aku akan membantah dengan Argumentasi ku kalau Itu TIDAK BENAR dan mampu aku jelaskan secara Rasional kepada siapapun.
Penjelasanku tentang judul diatas ialah dengan melemparkan pertanyaan yang konkrit, pertama Apakah ketika suatu yang kita lihat dan rasakan itu benar nyata lalu kita ciptakan kalimat ungkapan dipercantik dengan kata-kata Indah agar ungkapan tersebut bisa membuat orang menerima dengan senyuman itu salah atau benar??
Kedua Pantas atau tidakkah jika kita Memuji kecantikan seorang Wanita dengan Ungakapan estetik, bukankah kalau kita Cermati Ungkapan mengandung Estetik itu sangatlah membuat yang mendengar kata itu merasa Damai dan senyuman yang akan terjadi pada akhirnya. Hanya sebatas Kalimat dengan Maksud tujuan kalau kita sedang berkata jujur dimana pujian - pujian itu dianggap sudah Menjadi Tabu untuk Khalayak Muda di Era Modernisme.
Dan bagiku sah dan bebas saja semua orang mengungkapkan sesuatu Secara Puisi, lantunan lagu dan Sastra toh tidak ada yang merugi malah membuat Hati kita merasa jauh dari kegundahan.
Itu kenapa aku menulis dan ingin membebaskan KEJUJURAN yang terjebak dalam Kata GOMBAL.
Mohon maaf jika ada salah kata yang tertulis lewat Orasi papan Keyboard ku ini
aku hanya ingin menjelaskan Bahwa KEJUJURAN itu Bukan Kata Tabu yang kita Benamkan dalam GOMBALAN. Justru kita Budayakan lagi Nilai - Nilai Sastra ditiap Uraian kata dan Kalimat ketika kita sedang berbincang Kesungguhan.
"Jika itu Gombalan mungkin tiap Kata akan Terkikis, menghilang dan barangkali membisu saat terlontarkan ungkapan buat yang dituju"
"Cintailah Kejujuran tanpa ada Rasa Meragu"
Kost30, 4 April 2015;
Tidak ada komentar:
Posting Komentar